surabaya

100 Doraemon Secret Gadgets Expo..

INDONESIA


Bagi penggemar berat Doraemon pasti sedih banget saat mendengar kabar bahwa salah satu anime Japan terbaik ciptaan Fujiko F. Fujio ini akan segera berakhir kisah petualangannya. Dengan ditutup oleh film layar lebar yang berjudul Stand By Me, kini kita semua telah mengetahui kisah persahabatan yang sudah berumur 25 tahun ini ditutup dengan ending yang bahagia.

Continue Reading →

My Best Sunrise is from Ijen Crater..

INDONESIA


Dengan flight pertama, kami terbang menuju Surabaya. Rasanya lega banget bisa mendarat dengan aman di Bandara Juanda ini. Karena sudah hampir sebulan belakangan, beberapa bandara di daerah Jawa bagian timur hingga Bali ditutup akibat aktivitas Gunung Raung yang meningkat sehingga mengeluarkan debu vulkanis yang cukup tebal. Begitu keluar pesawat tanpa membuang waktu, kami pun segera berlari keluar untuk mengejar kereta api yang akan mengantarkan kami menuju Banyuwangi. Karena kami semua orang Jakarta, jadi ujung-ujungnya pasti cari taksi ‘burung biru.’ Namun ternyata di Bandara Juanda, hanya taksi tertentu sajalah yang boleh mengangkut penumpang. Tidak kehabisan akal, kami segera jalan kaki menuju gerbang luar dan memberhentikan taksi favorit kami di situ. Sebenarnya kalau tidak buru-buru sih, kami bisa saja naik taksi apapun. Tapi karena sedang mengejar kereta, jadinya kami tidak mau ambil resiko bakal diputar-putar sama supirnya kalau menggunakan taksi yang tidak jelas.

Setiba di Stasiun Gubeng, kami langsung mencetak tiket kami. Wah, sekarang sistem tiket kereta api sudah canggih ya. Tinggal pesan online, lalu masuk kode booking-nya di mesin yang terdapat di stasiun keberangkatan dan tercetaklah tiket kami. Ok banget! Perjalanan menuju Banyuwangi ini akan menempuh waktu sekitar 6 jam. Stasiun terakhir dari rute kereta api kami adalah stasiun Banyuwangi Baru, sedangkan kami akan turun di stasiun Karangasem (1 stop sebelum Banyuwangi Baru). Kenapa kami turun di sini? Karena hotel kami letaknya di pusat kota dan akan lebih dekat jika diakses dari Karangasem.

Continue Reading →

1/4 Hari di Surabaya..

Tujuan ke Surabaya kali ialah untuk naik pesawat pulang menuju Jakarta dari Bandara Juanda (bandara terdekat dari Jember). Kenapa dari Jember? Karena kami baru saja mengikuti acara JFC (Jember Fashion Carnaval).
Oya cerita sedikit nih, harga tiket pulang (pesawat terbang dengan waktu tempuh 1 jam) lebih murah Rp 7.000,- dibanding harga tiket pergi (kereta api dengan waktu tempuh belasan jam). Fiuh! Kami berangkat dari Jember pukul 1 malam dengan menggunakan kereta api Mutiara Timur menuju Surabaya dan tiba di Surabaya  pukul 6 pagi, sedangkan pesawat kami berangkat pukul 2 siang. Masih ada 8 jam lagi, kawan.

Setelah berhasil menghubungi salah satu teman kami yang tinggal di Surabaya. Kami pun segera meluncur ke rumahnya. Dasar tuan rumahnya ramah, selain dapat tempat untuk tidur sementara di ruang tamunya, kami juga dapat sarapan gratis. Terima kasih, Okita. Setelah cukup istirahat, waktu yang kurang dari 2,5 jam pun langsung kami maksimalkan untuk city tour di kota ini.

Pertama, kita ke Suro & Boyo Monument yang terletak di depan Surabaya Zoo. Foto dengan background monumen hiu dan buaya ini nampaknya suatu kewajiban bagi para turis (menurut saya loh). Sayangkan kalau sudah Surabaya, tapi belum melihat monumen ini dengan mata kepala sendiri, apalagi asal nama dan lambang kota Surabaya berkaitan dengan monumen buaya dan hiu ini.

Continue Reading →