monumen

1/4 Hari di Surabaya..

Tujuan ke Surabaya kali ialah untuk naik pesawat pulang menuju Jakarta dari Bandara Juanda (bandara terdekat dari Jember). Kenapa dari Jember? Karena kami baru saja mengikuti acara JFC (Jember Fashion Carnaval).
Oya cerita sedikit nih, harga tiket pulang (pesawat terbang dengan waktu tempuh 1 jam) lebih murah Rp 7.000,- dibanding harga tiket pergi (kereta api dengan waktu tempuh belasan jam). Fiuh! Kami berangkat dari Jember pukul 1 malam dengan menggunakan kereta api Mutiara Timur menuju Surabaya dan tiba di Surabaya  pukul 6 pagi, sedangkan pesawat kami berangkat pukul 2 siang. Masih ada 8 jam lagi, kawan.

Setelah berhasil menghubungi salah satu teman kami yang tinggal di Surabaya. Kami pun segera meluncur ke rumahnya. Dasar tuan rumahnya ramah, selain dapat tempat untuk tidur sementara di ruang tamunya, kami juga dapat sarapan gratis. Terima kasih, Okita. Setelah cukup istirahat, waktu yang kurang dari 2,5 jam pun langsung kami maksimalkan untuk city tour di kota ini.

Pertama, kita ke Suro & Boyo Monument yang terletak di depan Surabaya Zoo. Foto dengan background monumen hiu dan buaya ini nampaknya suatu kewajiban bagi para turis (menurut saya loh). Sayangkan kalau sudah Surabaya, tapi belum melihat monumen ini dengan mata kepala sendiri, apalagi asal nama dan lambang kota Surabaya berkaitan dengan monumen buaya dan hiu ini.

Continue Reading →