Mampir ke Milan..

ITALY


Awalnya gak ada rencana sama sekali buat main ke kota ini. Tapi di tengah perjalanan, kami baru sadar bahwa posisi kami sekarang berada dekat sekali dengan Milan. Jadilah saat itu juga kami belok sedikit untuk mampir ke kota ini. Let’s get lost!

Tiba di Milan, lokasi yang langsung kami datangi sudah pasti adalah Piazza del Duomo. Piazza ini menjadi tempat yang wajib banget didatangi kalau sedang main ke Milan. Seperti pada piazza atau plaza di Eropa lainnya, di area terbuka seperti ini pasti banyak kumpulan burung dara yang asik berkeliaran di sekitar. Nah ini favoritnya teman saya, setiap lihat burung dara nganggur pasti dikejar deh. Haha. Melihat teman saya yang semangat banget ngejar burung-burung itu, beberapa orang lokal datang mendekati kami. Mereka menawari biji jagung secara gratis untuk makanan burung dara tersebut. Katanya kalau ditaburi biji-bijian itu, nanti burungnya akan mendekat dan mudah untuk dipegang.

Dari beberapa blog yang saya baca, kejadian seperti itu sering kali terjadi di tempat wisata di Eropa. Dimana setelah kita terima biji-bijiannya, mereka akan menagih kita untuk membayar dengan harga yang gak masuk akal. Nanti kalau kita bilang katanya tadi gratis, mereka akan jawab gratis hanya untuk yang pertama saja, kalau yang berikutnya bayar dong. Mereka bisa ngotot dan menutut kita harus bayar hingga 20 euro. Namanya kita sedang di negara orang, pasti mau gak mau pada bayar deh, daripada ribut kan.

Untungnya kami bukan turis-turis bodoh, jadi gak akan tertipu dengan trik seperti itu. Haha. Kami udah persiapan selalu bawa roti tawar sisa sarapan di setiap perjalanan dong. Jadi dimanapun kami bertemu burung-burung itu, tinggal taburin aja remahan rotinya. Gerombolan burung itu pasti akan mendekati kami. Oh ya selain itu, kejadian yang sering dialami turis saat ke sini adalah ketika ada orang lokal yang menawari bantuan kepada turis untuk memfotokan mereka. Setelah difotoin, langsung deh ditagih bayaran. Bahkan mengancam, kalau tidak mau bayar nanti kameranya tidak akan dikembalikan. Dua modus kriminal seperti itu bakal sering banget dialami turis-turis di Eropa, belum lagi ditambah copet-copet yang lihai banget. So, tetap waspada ketika liburan di negara orang ya.

Oke lanjut lagi, fokus cerita explore Milan-nya ya. Saat teman saya sedang asik dengan mainan burung dara-nya. Saya memilih berjalan memutari piazza ini saja. Cape ah, ngejar burung dara terus. Haha. Di sini, bangunan yang pasti menjadi buruan kamera adalah Duomo di Milano, yang merupakan salah satu dari kathedral terbesar di dunia. Proses pembangunannya saja sampai 500 tahun, yang dimulai pada tahun 1386. Bisa berfoto dengan gereja raksasa ini sebagai background saja, rasanya sudah bikin puas banget. Ternyata tidak hanya bagian luar Duomo ini saja yang menarik, tapi juga bagian atapnya. Kathedral ini memiliki 135 menara dan 3.600 patung yang menghiasi bagian atapnya. Para pengunjung diperbolehkan untuk naik ke atas, namun harus membeli tiket terlebih dahulu. Dari atas, selain kita dapat menikmati pemandangan kota Milan yang begitu indah, kita juga dapat melihat dengan dekat detail ornamen dan patung yang banyak sekali di bagian atap kathedral ini.

Bila kita menghadap ke arah Duomo, tepat di sebelah kiri adalah Galleria Vittorio Emanuelle II. Bangunan ini adalah pusat perbelanjaan elit di kota Milan. Selain elit, bangunan ini dapat dikatakan sebagai shopping mall tertua yang dibangun pada tahun 1867. Katanya, nama bangunan ini sendiri ternyata diambil dari nama raja Itali terdahulu. Jika dilihat dari luar, keindahan bangunan ini tidak terlalu kelihatan. Akan tetapi, begitu kami memasukinya ke dalam, kami terpukau dengan keindahan design arsitekturnya. Dimana, setiap sudutnya dipenuhi dengan ukiran dan ornamen yang begitu detail. Kemudian ditambah lagi dengan kubah besar yang terbuat dari kaca yang menutupi bangunan ini. Sedangkan di sepanjang koridor dalamnya dipenuhi dengan deretan toko-toko fashion brand ternama. Bangunan dan barang huniannya benar-benar berkelas sekali di sini.

Selain itu tepat di tengah piazza, berdiri sebuah monumen dari King Victor Emmanuel II, dimana sang raja terlihat sedang menunggangi kuda dengan 2 ekor singa yang berada di kiri kanannya. Sebenarnya ada 2 tempat lagi yang ingin saya datangi di sekitar piazza ini yaitu Royal Palace of Milan dan Sforza Castle. Tapi karena sudah sore, dan teman saya ada yang pengen banget ke San Siro. Acara main di sini pun segera kami sudahi sebelum sore dan lanjut ke tujuan berikutnya.

Buat para pecinta sepak bola terutama fans-nya Inter Milan dan AC Milan pasti tidak asing dengan Stadion Giuseppe Meazza, San Siro ini kan ya? Walaupun 1 stadion, ternyata bangunan ini merupakan rumah bagi kedua klub besar ini. Stadion Giuseppe Meazza dibangun sejak tahun 1925 dan saat ini kapasitasnya mencapai 80.000 kursi. Pas kami ke sini, ternyata stadion-nya sedang tutup, jadi tidak bisa masuk deh. Padahal jika stadionnya buka, selain bisa melihat langsung lapangan tempat berlaganya kedua klub ini, para pengunjung juga dapat mengikuti tour keliling stadion dan mampir ke museum-nya yang berisikan sejarah dari kedua klub ini.

Dalam waktu sekitar 3-4 jam, lumayanlah kami bisa main sebentar di kota ini. Kayaknya ya, kalau mau main di Milan, hanya perlu 1 hari saja deh. Itupun rasanya sudah lebih dari cukup loh. Kalau gak doyan shopping, gak usah lama-lama di sini. Oops, ketahuan deh, kami gak ada yang belanja di sini, cuma numpang foto-foto doang. Haha.

Additional information:

– Tiket masuk Duomo di Milano : € 2.00

– Tiket naik ke atas Duomo melalui tangga : € 8.00

– Tiket naik ke atas Duomo dengan lift : € 13.00

– Tiket masuk Stadion Giuseppe Meazza : € 17.00

© kelilingbumi.com. All rights reserved. Do not duplicate without permission.

One Response to Mampir ke Milan..
  1. Phoja says:

    Luar biasaa 🙂 saya selalu suka tulisan di blog ini
    #fansberat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

*