Baluran: Africa Van Java..

INDONESIA


Setelah begadang semalaman di Kawah Ijen, kami segera melanjutkan perjalanan menuju Taman Nasional Baluran. Tapi kami sempat mampir ke hotel sebentar sih untuk sarapan dan mandi. Gak nyaman banget kalau harus memakai baju yang penuh dengan debu tebal begini seharian. Kebayangkan gimana kotornya baju kami yang semalam langsung dipakai tidur di atas tanah tanpa dilapisi alas apapun lagi. Fiuh.

Setibanya di Baluran, kami langsung memborong tiket masuknya. Ada 3 tiket yang kami beli, yaitu tiket untuk mobil, pengunjung dan akses naik ke menara pandang. Untuk eksplore taman nasional ini, kalian harus menggunakan kendaraan, karena sangat tidak mungkin berkeliling area seluas 300 ha ini dengan berjalan kaki dan belum lagi ditambah teriknya panas matahari. Oh ya sebelum lupa nih, tepat di dekat pintu masuk tadi ada Goa Jepang loh. Walau hanya berukuran 12 meter persegi, dulunya gua ini dijadikan sebagai benteng pertahanan dan gudang untuk menyimpan amunisi oleh tentara Jepang. Sebelum lanjut memasuki area taman nasional lebih dalam, tidak ada salahnya kalau mempir dulu ke goa ini kan.

Kami pun segera melanjutkan perjalanan ke tujuan utama kami yang bernama Savana Bekol. Untuk menuju ke sana, kami harus menempuh jarak 12 km lagi. Hamparan savana seluas 300 ha ini merupakan primadona dari Taman Nasional Baluran. Pemandangan yang disuguhkan benar-benar membuat kita seperti sedang berasa di Afrika. Sejauh mata memandang yang telihat hanyalah rerumputan kering yang menguning di sekeliling kami. Akan tetapi sesekali saya juga melihat ada sekumpulan hewan yang berlalu-lalang di antara pepohonan, seperti rusa dan kerbau. Untuk memotret momen seperti ini, cocoknya bawa lensa tele nih. Karena kita tidak bisa mendekati kumpulan hewan tersebut. Setiap ada orang yang mendekat pasti mereka akan lari menjauh deh.

Keindahan landscape alam liar yang ditawarkan savana ini memberikan sensasi pengalaman tersendiri. Belum lagi ditambah dengan adanya Gunung Baluran yang menambah keindahan tersendiri di savana ini. Nah buat yang hobi naik gunung, bisa juga mencoba trekking ke Gunung Baluran yang memiliki ketinggian mencapai 1.240 mdpl. Karena kami beberapa jam yang lalu sudah naik Gunung Ijen, kami absen dulu deh naik Gunung Balurannya. Hehe. Oh ya, apakah kalian pernah melihat video klip Raisa yang berjudul Jatuh Hati? Nah itu, syuting nya di Taman Nasional Baluran loh.

Di sini ada 2 spot yang ramai diserbu oleh para pengunjung. Pertama adalah papan signage yang bertuliskan “Taman Nasional Baluran.” Posisi papan ini strategis banget, karena tepat dibelakangnya ada Gunung Baluran sebagai background-nya. Hampir seluruh pengunjung yang datang pasti foto di spot ini. Melihat panjangnya antrian orang yang menunggu untuk foto di spot ini, saya pun jadi males sendiri. Haha, sudahlah yah. Kami pun lanjut ke spot kedua saja yaitu kumpulan tulang tengkorak hewan-hewan yang dipajang. Pas kami ke sini, untung tidak sedang ramai pengunjung, jadinya bisa bebas foto-foto deh.

Walau panas terik cukup bikin keringatan di sini, tapi kami puas banget wisata safari di sini. Nah untuk mendinginkan diri, enaknya main ke pantai nih. Di dalam taman nasional ini ada pantai loh, namanya Pantai Bama. Walau tidak begitu panjang areanya, tapi pasirnya sangat putih dan bersih. Di pinggir pantainya, para pengunjung juga diajak untuk ber-wisata mangrove. Habis liat savana yang didominasi dengan warna kuning dan coklat, sekarang mata kami kembali dimanjakan dengan kumpulan tanaman bakau hijau. Nah karena kami sekarang sedang berdiri di pantai yang berada di pinggir timur Pulau Jawa, rasanya kami seperti melihat ujung Pulau Bali dari sini. Sambil menikmati deburan ombak dan sejuknya angin, kami pun memutuskan untuk makan siang santai di pinggir pantai ini.

Petualangan ini kami tutup dengan naik ke atas menara pandang. Dari atas menara ini, saya dapat melihat betapa luasnya taman nasional ini. Benar-benar panorama yang sungguh cantik sekali yang ditawarkan di atas sini, mulai dari hamparan savana, birunya laut, kehidupan satwa liar dan ditambah keindahan Gunung Baluran. Taman Nasional Baluran ini merupakan taman nasional paling berkesan dari taman nasional lain yang pernah saya kunjungi.

Additional information

– Tiket masuk kendaraan : Rp 15.000,-/mobil

– Tiket masuk pengunjung : Rp 7.500,-/orang

– Tiket naik menara pengamatan : Rp 10.000,-/orang

© kelilingbumi.com. All rights reserved. Do not duplicate without permission.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

*