Sekilas Festival and Travel Mart Raja Ampat 2011..

Akhirnya saya dapat kesempatan lagi untuk menginjakkan kaki di tanah Papua, tepatnya di Raja Ampat sih. Ternyata hari kedatangan saya berbarengan dengan Festival and Travel Mart Raja Ampat 2011 yang berlangsung dari 20 – 23 Oktober. Dari bandara, saya pun segera menuju pelabuhan rakyat untuk menyeberang menuju Waisai. Namun tak disangka ketika tiba di pelabuhan, ternyata telah penuh dengan orang-orang. Kalau dulu saya menyeberang dengan penduduk, sekarang menyeberangnya bareng rombongan artis ibukota dan kru stasiun tv. Makin ribet deh. Malah katanya kapal sudah penuh lagi. Untung seorang teman kami sudah masuk duluan di kapal, jadi kami bisa masuk dengan alasan ada teman yang udah beli tiket di dalam kapal. Huff.

Ketika di kapal, semua orang sibuk untuk berdiri di luar, sedangkan bangku di dalam malah ditinggal kosong. Dasar aneh, saya yang gak kebagian bangku ingin duduk, eh yang dapet bangku malah milih berdiri panas-panasan. Yang ada pada ngumpul di luar semua, bikin kapal malah jadi miring-miring gak jelas.

Begitu mendekati Waisai, tiba-tiba kapal kami diserbu oleh long boat penduduk. Ada long boat yang isinya penari, pemain alat musik, orang yang bawa bendera, pokoknya mirip karnaval lah. Hampir semua long boat-nya dihiasi warna warni. Acara mirip karnaval ini disebut dengan Prosesi Penjemputan Adat (Mansorandak). Beberapa long boat yang isinya pemain musik pun mendekati kapal kami, dengan tabuhan gendang dan petikan gitar ditambah teriakan-teriakan khas membuat suasana laut menjadi ramai. Hm, baru kali ini nih, naik kapal disambut meriah begini. Jadi ge-er sendiri, berasa orang penting. Hehe.

Rangkaian acara pun cukup padat, mengingat berlangsung selama 4 hari mulai dari ada lomba foto, pentas tari-tarian, pentas seni budaya, panggung hiburan rakyat, expo wisata, seminar kelautan, kuliner tradisional, kerajinan hingga wisata jelajah alam.

Saya sendiri hanya mengikuti acara hari pertama dan kedua saja. Entah mengapa ketika saya menuju panggung utamanya, terlihat tidak begitu ramai. Tadinya, saya pikir acara ini bakal ramai oleh para turis. Namun jujur tidak satupun bule yang saya temukan. Hanya turis lokal yang kemungkinan bagian rombongan artis yang saya lihat di pelabuhan. Antusias penduduknya pun kurang terlihat dalam acara ini.

Saya sendiri aneh dengan acara yang katanya bertaraf internasional begini, tapi kualitasnya cukup mengecewakan. Padahal saya dengar EO acara ini didatangkan dari Jakarta, tapi masa hasilnya seperti ini. Menurut saya pribadi, hanya ketika acara Mansorandak saja yang menarik. Foto-foto ini semua saya ambil ketika acara itu saja, sedangkan di hari-hari berikutnya sama sekali kurang menarik.

Sayang banget, ajang yang seharusnya bisa menarik minat para wisatawan tapi malah begini ajah. Saya pun enggan untuk datang di hari-hari berikutnya, habis gak seru begitu, yang ada saya cuma panas-panasan aja. Semoga festival tahun depan jauh lebih baik dari tahun ini. Amin. [Oct ’11]

© kelilingbumi.com. All rights reserved. Do not duplicate without permission.

One Response to Sekilas Festival and Travel Mart Raja Ampat 2011..
  1. bagus says:

    ada anang en syahrini, hahaha.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

*