Raja Ampat : Bertemu 9 Manta..

Memang ya, tidak salah kata orang kalau Papua seperti negeri 4 matahari. Panas bo! Membuat hasrat untuk nyemplung ke laut begitu besar. Hm, dari berbagai diving spot di Raja Ampat, kami memilih Arborek untuk ber-diving ria.

Arborek merupakan suatu pulau yang telah ditata sedemikian rupa untuk menjadi kampung wisata. Semua tertata dengan baik, mulai dari tata letak rumah penduduk dalam satu grid, hingga penanaman pohon kelapanya pun diatur juga. Di depan (kiri kanan) masing-masing rumah selalu terdapat pohon kelapa dengan jarak teratur. Ketika tiba di pulau ini, kami disambut oleh anak-anak yang sedang bermain di dermaga. Semuanya sangat ramah bahkan tidak malu-malu ketika diajak berfoto bersama dengan kami. Para penduduk di sini nampak telah terbiasa menerima kedatangan wisatawan.

Tidak jauh dari pulau itu, tepat berada di antara pulau Mansuar dan Arborek, ada diving spot yang telah sangat terkenal namanya. Orang-orang pun menyebut diving spot ini dengan nama pulau itu sendiri, Arborek. Tidak heran mengapa spot ini sangat terkenal sekali, karena ini merupakan spot tempat para manta berkumpul.

Tidak sabar untuk melihatnya, kami pun segera memasang diving gear dan mulai masuk ke air. Ketika masuk, kami melihat hamparan pasir putih luas tepat di bawah kami. Hanya pasir saja yang kami lihat, sampai akhirnya saya melihat sebuah bongkahan karang besar dengan berbagai ikan kecil di sekitarnya. Saya pun langsung sibuk mengambil foto karang tersebut. Ketika sedang asiknya dengan kamera, tiba-tiba 3 ekor manta lewat di sebelah kiri saya. Wow! Saya pun segera mengejar mereka, dan tenyata mereka bergabung dengan kawanannya. Oh my god, ada 9 manta di sini. Wow wow!! Banyak banget, bahkan ukurannya besar-besar lagi.

Jika dibandingkan dengan manta yang pernah saya temui, ini adalah spot terbaik di Indonesia. Kalau di Gili Trawangan, Lombok, saya hanya bertemu 1 manta, dan di Nusa Penida hanya bertemu 3 manta. Itupun, saya harus mengejar mereka ke sana sini, untuk melihatnya lebih dekat. Sedangkan di sini, saya hanya duduk manis di atas pasir dan manta-manta itu pun berenang menghampiri saya. Tanpa merasa terusik, mereka terus menari-nari memamerkan keindahan tubuhnya di depan saya. Walau begitu saya juga tetap harus awas, karena kadang mereka terbang terlalu rendah hingga saya harus tiarap di pasir, agar tidak tertabrak. Haha.

Ternyata, di spot itu juga ada 4 diver asing yang juga duduk manis menonton atraksi mereka.  Bahkan salah satu dari mereka ada yang menyentuhkan tangannya tepat di bagian bawah manta itu. Wuih, saya pun rasanya ingin mencoba juga, namun melihat badan manta yang 3 kali lebih besar dari saya. Saya pun mengurungkan niat itu. Takuutttt.

Sembilan manta itu terus beraktraksi dan menari, tanpa mempedulikan kami. Tidak hanya memperhatikan perilaku manta saja, saya pun melihat perilaku beberapa ikan remora yang selalu bergerak mengikuti manta-manta itu. Ikan remora bersimbiosis dengan manta, selain mendapat perlindungan karena bersembunyi di bawah badan manta yang besar itu, remora juga mendapat makanan berupa parasit-parasit yang menempel pada kulit manta. Sampai kapan pun rasanya, Manta Raja Ampat akan selalu menjadi primadona di hati saya, cantik dan banyak lagi! [Apr ’11]

© kelilingbumi.com. All rights reserved. Do not duplicate without permission.

3 Responses to Raja Ampat : Bertemu 9 Manta..
  1. RachelRinc says:

    Terima kasih atas informasi yang berguna . Perlu menambahkan blog Anda ke bookmark

  2. ardin says:

    saya juga punya pengalaman serupa berenang bersama manta di dekat arborek. pengalaman tak terlupakan.

  3. sandy says:

    keren bangeeet!
    thanks for posting,, mantab! 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

*