Derawan : Salah Satu Surga di Borneo..

Derawan ialah sebuah pulau kecil di Kalimantan Timur yang sangat menarik perhatian dunia pariwisata kita belakangan ini. Saya merasa sangat beruntung bisa menghabiskan liburan di pulau ini. Mulai dengan pantainya yang bergradasi hijau kebiruan, pasir putihnya yang halus bagai tepung hingga deretan pohon kelapa yang menambah keindahan tersendiri. Jika kalian ke sini, ada 3 pulau lain yang wajib dikunjungi, yaitu Sangalaki, Kakaban dan Maratua. Jaraknya deket kok, jamin gak bakalan nyesel deh.

Derawan sendiri ialah pulau yang sudah akrab dengan para turis. Dulunya, hanya turis asing saja yang berkunjung ke sini, kebanyakkan sih turis Malaysia. Mungkin karena jaraknya yang sangat dekat kali ya. Yah jadi tidak heran, kenapa turis-turis asing itu berlibur ke Derawan. Bukan hanya pantainya saja yang indah, tetapi pulau ini kaya akan penyu loh. Di mana-mana pasti ngeliat penyu, mau pagi-siang-sore-malam, pasti ketemu penyu deh. Bertemu penyu adalah magnet wisata terbesar di Derawan.

Saya tiba di Derawan saat hari sudah sangat gelap. Karena terlalu lelah dengan perjalanannya, saya pun segera beristirahat. Esok paginya, pemandangan indah pun tersaji di depan mata. Saya pun segera berlari ke dermaga dan langsung nyemplung. Byurr! Persis di depan penginapan kami ada beberapa penyu yang sedang mencari makan. Satu per satu, kami pun antri ingin foto bareng penyu. Setiap penyunya menjauh, tinggal sodorin daun pisang ajah, pasti mendekat lagi. Saya juga baru tau kalau penyu doyan daun pisang. Haha.

Menjelang siang, kami pun memutuskan untuk berjalan-jalan memutari pulau, sekalian ingin melihat kegiatan penduduk setempat. Nah, buat yang mau beli oleh-oleh, penduduk setempat banyak banget nih yang jualan souvenir. Tapi agak susah sih menemukan oleh-oleh yang sangat “khas” Derawan itu sendiri. Selesai berjalan-jalan, saya pun merasa gerah dan ingin sekali nyemplung ke air. Terus ternyata ada penyu lagi dong. Wah, senangnya ketemu penyu setiap saat. Jujur, saya fans beratnya mahluk lucu ini. Penyu-penyu itu nampak asik sedang bermalas-malasan. Setiap saya dekati, seperti acuh tak acuh saja. Haha.

Selain ketemu penyu di dalam air, kami juga melihat aneka coral warna warni. Oiya, di sini juga banyak banget bintang laut loh. Setiap berenang sedikit, pasti ketemu bintang laut lagi. Haduh, benar-benar indah dan kaya Derawan ini. Namun airnya lumayan dangkal sih, jadi harus hati-hati, jangan sampai kita menginjak coral ya.

Yang bikin seru lagi, di Derawan ada dermaga panjang hingga ke tengah laut. Benar-benar spot yang bagus buat terjun bebas ke air. Lumayan tinggi loh, mungkin 3-4 meter lah. Nah, mau seru-seruan yang lainnya, kalian juga bisa main banana boat di sini. Puas loncat-loncat di dermaga, kami pun menghabiskan waktu dengan bermain di pantai yang luas banget pasirnya. Benar-benar menyenangkan!  Akhirnya ketika sore pun datang, keindahan lain dari pulau ini pun mulai terlihat. Sunset! Sambil beristirahat duduk di pasir, kami menikmati setiap detik terbenamnya matahari itu. Momen yang sangat indah.

Nah, setelah pagi disapa oleh penyu, siang bermain di pantai, sorenya melihat sunset, malamnya pun tak kalah seru nih. Setelah selesai makan malam, kami pun diajak untuk melihat penyu bertelur. Waw! Setelah berjalan gelap-gelapan cukup lama, akhirnya kami pun menemukan jejak penyu. Terlihat seekor penyu sedang menggali lubang untuk tempat telurnya. Penyu biasanya bertelur 80-120 telur. Penyu itu mempunyai kebiasaan unik, yaitu selalu membuat beberapa lubang yang berbeda. Nantinya, hanya satu lubang yang diisi telur dan lubang lainnya berfungsi sebagai lubang tipuan.

Satu hal yang ingin saya bagi di sini, bila suatu saat kalian melihat penyu bertelur, tolong jangan memotret dengan menggunakan flash ya. Penyu sangat sensitif dengan cahaya. Kalau penyu itu sampai merasa terganggu dengan flash atau cahaya dari kalian, bisa-bisa dia akan mengurungkan niatnya untuk bertelur. Kasian kan udah jauh-jauh dari laut, tapi tidak bisa bertelur hanya karena dia merasa tidak aman dan nyaman dengan kondisi lingkungannya. Coba bayangkan, dia adalah seorang ibu yang akan melahirkan, apa kalian tega? Jadi sekali lagi ya, saya minta tolong dengan sangat, jangan karena ingin sebuah foto kalian menjadi manusia yang tidak punya hati. Mari menjadi sahabat penyu, kawan. [Mar ’11]

Additional information

Direct speedboat dari Berau-Derawan (3 jam) biasanya Rp 2.000.000,-

© kelilingbumi.com. All rights reserved. Do not duplicate without permission.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

*